- (031) 8850366
- admin@mtsn4sda.sch.id
- Senin - Jum'at : 07.00 WIB - 15.30 WIB
Sidoarjo, 26 Juli 2025 — MTs Negeri 4 Sidoarjo resmi menutup rangkaian Workshop Pembelajaran Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta pada Sabtu (26/7), menandai hari keempat pelaksanaan kegiatan yang penuh semangat dan dedikasi. Workshop ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam menghadirkan pembelajaran yang bermakna, mendalam, dan berlandaskan cinta dalam mendidik siswa.
Kegiatan hari terakhir diawali dengan pemantapan materi Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta, yang menekankan pentingnya keterlibatan emosional, kedalaman berpikir, dan penguatan karakter dalam proses belajar-mengajar.
Setelah sesi materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik mengajar berdasarkan RPP dan model pembelajaran yang telah disusun peserta workshop. Praktik pertama disampaikan oleh Bapak Samsul Huda, S.Pd.I. dari mata pelajaran Qur’an Hadis (Qurdis), yang mengimplementasikan pembelajaran berbasis nilai-nilai spiritual dan cinta kasih kepada Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari siswa.
Sesi selanjutnya dibawakan oleh Bapak Mashurin, S.Pd., M.Pd. dari mata pelajaran TIK, yang menunjukkan penerapan Deep Learning berbasis proyek dan pemanfaatan teknologi digital untuk membangun kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, dan kreativitas peserta didik.
Kemudian dilanjutkan dengan praktik dari Bapak Arif Rahman Muttaqien, S.Pd., M.Pd. dari mata pelajaran IPS, yang menampilkan pembelajaran dengan pendekatan reflektif dan nilai-nilai sosial, mendorong siswa untuk memahami pentingnya kepedulian, toleransi, dan tanggung jawab sosial.
Usai praktik mengajar, kegiatan dilanjutkan dengan acara penutupan workshop. Sambutan pertama disampaikan oleh Bapak Mushollin, M.Pd. sebagai dari Balai Diklat Keagamaan (BDK) Surabaya selaku pemateri. Dalam penyampaiannya, beliau menyampaikan bahwa workshop merupakan proses peningkatan kualitas diri bagi ASN, dan mengibaratkan kegiatan ini seperti proses bertani:
Saya sudah menanam padi, Bapak dan Ibu tinggal merawat dengan menyiram, memupuk, dan menyiangi. Maka hasilnya akan tumbuh subur dan berkembang dengan baik, ujarnya.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kepala MTs Negeri 4 Sidoarjo, Bapak Ahmad Mujahidin, S.Ag., M.Pd., yang sekaligus menutup resmi workshop yang telah berlangsung selama empat hari. Dalam pesannya, beliau menyampaikan bahwa kurikulum merupakan sesuatu yang dinamis, bukan statis, dan para pendidik dituntut untuk terus menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.
Kurikulum saat ini adalah Kurikulum Cinta. Sekolah kita adalah ladang tempat menanam kebaikan kepada siswa. Kebaikan yang kita tanam akan kembali kepada kita. Guru harus memberikan ilmu dengan sungguh-sungguh dan ikhlas, bukan karena sesuatu, tetapi karena panggilan hati,” tegas beliau.
Dengan ditutupnya kegiatan ini, seluruh peserta diharapkan dapat menerapkan ilmu dan praktik yang telah diperoleh ke dalam proses pembelajaran sehari-hari. MTs Negeri 4 Sidoarjo berkomitmen untuk terus mendorong terciptanya pendidikan yang bukan hanya mencerdaskan, tetapi juga membentuk karakter siswa yang berakhlak, penuh kasih, dan siap menghadapi tantangan zaman. (arm_26)
