- (031) 8850366
- admin@mtsn4sda.sch.id
- Senin - Jum'at : 07.00 WIB - 15.30 WIB
Tercatat enam mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya terdiri atas Finnah Mazilatur R (Pendidikan Matematika), Ariska Putri K. (Pendidikan Matematika), Halimatus Sa’diyah (Pendidikan Bahasa Arab), Anis Nur Laili (Pendidikan Bahasa Arab), Septi Nur Yanti (Pendidikan Bahasa Arab), dan Lisdiyanti Nurul Hidayah (Pendidikan IPA) saat ini sedang melaksanakan program Praktek Pengalaman Lapangan yang kemudian disingkat dengan istilah PPL di MTsN 4 Sidoarjo.
Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) merupakan muara dari semua kegiatan teori dan praktik bagi mahasiswa yang akan menyelesaikan studi di perguruan tinggi, khususnya di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Guna menyelesaikan program tersebut, maka enam mahasiswa UINSA diterima oleh Satker MTsN 4 Sidoarjo yang berkedudukan di jalan raya Tlasih Kecamatan Tulangan kabupaten Sidoarjo.
Bersama bimbingan guru pamong profesional yang terdiri atas Sri Utami pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Umi Kulsum pada mata pelajaran Matematika, Kasriatin pada mata pelajaran Bahasa Arab maka kegiatan PPL dapat dilakukan dengan baik. Di tengah menjalankan aktivitasnya, mahasiswa UINSA juga melakukan observasi dengan guru bimbingan konseling (BK) MTsN 4 Sidoarjo.
Samhah dan Dian Ikfina Wahyuni merupakan guru BK yang bertugas di MTsN 4 Sidoarjo. Ada beberapa hal yang ingin diketahui dari dua narasumber tersebut, seperti ingin mendapatkan penjelasan terkait strategi yang telah dilakukan dalam menangani permasalahan siswa, ingin mengetahui sekaligus penjelasan terkait mekanisme kerja Bimbingan Konseling (BK, dan ingin mendapatkan penjelasan terkait kegiatan-kegiatan pelayanan Bimbingan Konseling (BK) di MTsN 4 Sidoarjo.
Dengan konkrit mereka menyampaikan penjelasan terkait hal-hal yang telah disampaikan oleh mahasiswa tersebut. Intinya melalui wawancara sekaligus observasi yang dilakukan, akhirnya mahasiswa memperoleh data konkrit dan gambaran nyata terkait hal-hal yang berhubungan dengan kegiatan termasuk layanan yang diberikan oleh BK.
“Intinya kita harus siap untuk memberikan layanan kepada siswa MTsN 4 Sidoarjo. BK bukan menjadi hal yang menakutkan bagi siswa, tapi BK menjadi teman dan sahabat bagi mereka,” terang Samhah selama menjalankan aktivitas dan memberikan layanan kepada siswa di MTsN 4 Sidoarjo. (NSPA)
