- (031) 8850366
- admin@mtsn4sda.sch.id
- Senin - Jum'at : 07.00 WIB - 15.30 WIB

Sidoarjo, 6 November 2025 — Suasana Laboratorium IPA MTsN 4 Sidoarjo sore ini tampak begitu semarak dan penuh semangat. Meski berlangsung pada jam pelajaran terakhir, siswa-siswi kelas 8H tetap menunjukkan antusiasme tinggi dalam kegiatan pembelajaran Riset yang kali ini mengusung tema “Pembuatan Sabun Cuci Tangan Cair dari Bahan Alami”.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa belajar membuat sabun cuci tangan cair menggunakan bahan-bahan alami yang mudah ditemukan di sekitar, yaitu daun pandan, jeruk nipis, air, garam dan texapon sebagai bahan dasar pembentuk busa. Daun pandan digunakan untuk memberikan aroma alami yang segar, sementara jeruk nipis berfungsi sebagai antibakteri alami yang juga memberi sensasi wangi khas.
Guru pembimbing menjelaskan langkah-langkah pembuatan secara detail, mulai dari proses ekstraksi daun pandan, selanjutnya disaring dan semua bahan dicampur, hingga pengemasan produk akhir. Para siswa dibagi dalam kelompok kecil untuk berlatih membuat sabun dengan takaran yang tepat, sehingga menghasilkan sabun cair berkualitas dan ramah lingkungan dan bisa langsung digunakan di wastafel wastafel yang berada di lingkungan MTsN 4 Sidoarjo
Kegiatan ini tidak hanya melatih keterampilan praktis dan kreativitas siswa, tetapi juga menumbuhkan kesadaran pentingnya inovasi ramah lingkungan serta bisa dikembangkan untuk meningkatkan perekonomian dalam kehidupan sehari-hari. Dengan semangat green science, MTsN 4 Sidoarjo terus mendorong siswanya untuk berinovasi dan bereksperimen melalui pembelajaran berbasis riset.
“Seru sekali! Ternyata membuat sabun itu mudah dan menyenangkan, apalagi bahannya alami,” ujar salah satu siswa dengan wajah antusias.
Guru pembimbing Ibu Umi Kulsum, S.Si menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning) yang diterapkan di MTsN 4 Sidoarjo, hususnya pada mata pelajaran riset yang mendukung MTsN 4 sebagai sekolah Riset. Tujuannya adalah agar siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikan pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan siswa MTsN 4 Sidoarjo dapat mengembangkan rasa ingin tahu ilmiah sekaligus menanamkan nilai kepedulian terhadap lingkungan sejak dini. (farah_ame_humas)
