- (031) 8850366
- admin@mtsn4sda.sch.id
- Senin - Jum'at : 07.00 WIB - 15.30 WIB

MTs Negeri 4 Sidoarjo — Semangat belajar dan inovasi lingkungan kembali ditunjukkan oleh peserta didik MTsN 4 Sidoarjo melalui kegiatan pembelajaran mata pelajaran Riset yang dilaksanakan di luar kelas. Kegiatan kali ini mengusung tema “Pemanfaatan Limbah Kulit Buah Menjadi Pupuk Organik Cair (POC)” yang bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran ekologis, kreativitas ilmiah, serta keterampilan penelitian sederhana di kalangan siswa.
Kegiatan yang berlangsung di taman halaman madrasah oleh siswa kelas 7 (tujuh) dalam bimbingan Ibu Umi Kulsum, S.Pd ini, diikuti dengan penuh antusias. Mereka diajak untuk mempraktikkan langsung cara membuat pupuk cair dari bahan-bahan alami yang mudah ditemukan di sekitar lingkungan rumah, yaitu kulit buah pisang, kulit mangga, dan kulit apel. Pembelajaran ini menjadi aksi nyata dari penerapan konsep Project Based Learning dalam kurikulum Merdeka serta mendukung program Madrasah Adiwiyata yang telah lama dijalankan di MTsN 4 Sidoarjo.
Proses pembuatan POC dimulai dengan mengumpulkan kulit buah yang sudah tidak terpakai dari rumah. Bahan tersebut kemudian dicacah dan dimasukkan ke dalam botol bekas dengan tertutup. Selanjutnya ditambahkan air cucian beras sebagai aktivator mikroba untuk mempercepat proses fermentasi. Campuran bahan tersebut disimpan selama beberapa minggu hingga menghasilkan pupuk cair alami dan bermanfaat bagi pertumbuhan tanaman.
Guru pengampu mata pelajaran Riset, Ibu Umi Kultsum, S.Pd, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia, menyediakan nutrisi alami untuk tanaman serta melatih siswa berpikir ilmiah dan melakukan eksperimen, dan juga menanamkan nilai tanggung jawab terhadap lingkungan. “Kami ingin siswa memahami bahwa limbah rumah tangga seperti kulit buah sebenarnya memiliki manfaat besar jika diolah dengan benar. Dengan riset sederhana ini, mereka belajar sains sekaligus menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala MTsN 4 Sidoarjo, Ibu Islakhah Wahyuni, M.Pd.I mengapresiasi kegiatan pembelajaran di luar kelas ini. Menurut beliau, kegiatan semacam ini sejalan dengan visi madrasah “ mewujudkan Peserta Didik yang berakhlak mulia, Nasionalisme, Berprestasi, Peduli Lingkungan, Berbudaya Literasi dan Riset. “Madrasah tidak hanya menjadi tempat belajar teori, tetapi juga ruang bagi peserta didik untuk bereksperimen, meneliti, dan berinovasi. Dengan kegiatan seperti ini, kami berharap lahir generasi muda yang peduli lingkungan dan kreatif dalam menciptakan solusi bagi kehidupan,” tuturnya.
Salah satu siswa peserta kegiatan, mengungkapkan rasa senangnya mengikuti praktik pembuatan pupuk cair tersebut. “Ternyata mudah sekali membuat pupuk dari kulit buah. Biasanya kami buang kulit pisang atau mangga begitu saja, tapi sekarang tahu kalau bisa jadi pupuk alami untuk tanaman di rumah,” katanya dengan antusias.
Selain menjadi sarana pembelajaran ilmiah, kegiatan ini juga memperkuat karakter siswa dalam hal kerja sama, komunikasi, dan tanggung jawab. Siswa bekerja secara berkelompok untuk mengolah bahan, mencatat hasil pengamatan, dan menyimpulkan manfaat pupuk cair yang dihasilkan.
Dengan terselenggaranya pembelajaran Riset di luar kelas ini, MTsN 4 Sidoarjo berharap siswa dapat menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, memahami proses ilmiah dalam kehidupan sehari-hari, dan mampu mengembangkan ide-ide kreatif yang bermanfaat bagi masyarakat. Pembelajaran seperti ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mewujudkan madrasah yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga inspiratif dalam menjaga kelestarian bumi. (farah_ame_humas)
