- (031) 8850366
- admin@mtsn4sda.sch.id
- Senin - Jum'at : 07.00 WIB - 15.30 WIB
Sidoarjo, 1 Desember 2025 — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sub Unit MTsN 4 Sidoarjo menggelar pertemuan rutin triwulanan di Ruang Rapat Utama (Rupatama) kampus, Senin pagi. Kegiatan yang berlangsung hampir satu setengah jam ini menjadi momen evaluasi serta perencanaan serius menjelang rangkaian acara Hari Amal Bhakti Kementerian Agama (HAB) ke 80 yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.
Pertemuan dibuka dengan sambutan hangat dari Ketua DWP Sub Unit, yang mengungkapkan rasa syukur atas keterlibatan aktif anggota dalam berbagai aktivitas organisasi selama tiga bulan terakhir. Ia menekankan pentingnya kekompakan dan kolaborasi lintas bidang di madrasah, mengingat banyak agenda sosial dan kebudayaan yang direncanakan di tingkat kabupaten. Sambutan ini sekaligus menjadi pengantar menuju agenda utama diskusi hari itu.
Agenda utama adalah pembahasan persiapan even-even Hari Amal Bhakti (HAB) yang telah menjadi tradisi tiap tahun. Di antaranya, bazar, lomba senam komando, serta berbagai lomba lain yang melibatkan Dharma Wanita dari berbagai satuan kerja di bawah naungan Kementerian Agama. Para anggota berdiskusi mendalam mengenai konsep stan bazar yang akan dipamerkan, produk unggulan nasi pecel yang selalu dinanti nantikan dari berbagai kalangan, hingga strategi manajemen waktu selama kegiatan berlangsung. Beberapa anggota mengusulkan agar produk bazar tidak hanya menarik dari segi penampilan, tetapi juga bermanfaat bagi masyarakat lokal.

Dalam sesi sharing, anggota juga membahas pengalaman sebelumnya, termasuk apa yang sudah berjalan baik dan kendala yang dihadapi—misalnya kebutuhan logistik, koordinasi dengan pihak pengepul produk, serta pengaturan pembagian tugas. Diskusi ini berjalan dinamis, dengan anggota lain memperlihatkan antusiasme tinggi untuk ambil bagian pada setiap even. Beberapa anggota mengusulkan untuk membentuk tim kecil khusus, misalnya tim koordinasi lomba, tim logistik bazar, serta tim dokumentasi untuk menangkap momen-momen penting selama HAB.
Selain mempersiapkan teknis acara, pertemuan turut menyentuh aspek dukungan nilai dan semangat yang selaras dengan makna HAB. Para peserta mengingat bahwa peringatan HAB tahun ini memiliki konteks kuat terkait semangat rukun dan persatuan di lingkungan Kementerian Agama. Sebagai informasi, salah satu acara peringatan HAB tingkat pusat di awal 2025 mengusung tema yang menekankan pentingnya persatuan umat menuju Indonesia yang lebih baik, sebagai bagian dari dorongan kekompakan dan nilai kebangsaan. Hal ini menjadi spirit pendamping bagi kegiatan di tingkat daerah maupun sub unit seperti di MTsN 4 Sidoarjo.
Ketua kemudian meminta masing-masing anggota untuk menuliskan daftar kebutuhan dan tugas yang akan dibawa ke pertemuan lanjutan atau rapat koordinasi dengan pihak lain. Sebagai bentuk perwujudan tanggung jawab, setiap anggota diharapkan membawa konsep singkat —misalnya rincian produk bazar, ide materi lomba, atau proposal kecil untuk kegiatan pendukung. Pembagian tugas ini diterima dengan antusias, sehingga ruang rapat penuh dengan catatan, perbincangan, dan bahkan canda ringan yang membuat suasana tetap hangat meskipun topiknya serius.
Penutup pertemuan dilakukan dengan doa bersama. Ketua menutup dengan motivasi bahwa keberhasilan even-even HAB akan sangat bergantung pada persiapan matang, gotong royong, dan semangat kebersamaan. Ia berharap kegiatan yang direncanakan tidak hanya sukses secara acara, tetapi juga memberi dampak positif bagi madrasah, keluarga besar Kemenag, dan masyarakat sekitar. Semua anggota sepakat untuk terus menguatkan koordinasi, menjaga komunikasi terbuka, serta memanfaatkan waktu sebaik mungkin hingga hari pelaksanaan.
Dengan demikian, pertemuan rutin Dharma Wanita Sub Unit MTsN 4 Sidoarjo pada 1 Desember 2025 bukan sekadar kegiatan berkumpul; melainkan langkah strategis menyiapkan diri menyambut Hari Amal Bhakti dengan semangat solidaritas, kreativitas, dan pengabdian kepada masyarakat. (farag_ame_humas)
