MTsN 4 Sidoarjo Ikuti Sosialisasi Green School 2019 di Radio Suara Surabaya

MTsN 4 Sidoarjo Ikuti Sosialisasi Green School 2019 di Radio Suara Surabaya

MTsN 4 Sidoarjo – Dalam rangka meningkatkan peran serta masyarakat serta berdasarkan Program Kerja Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Sidoarjo Tahun Anggaran 2019, maka Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Sidoarjo menyelenggarakan kegiatan Green School Tahun 2019 berupa kegiatan Sosialisasi Permen LHK RI No. P.52/MENLHK/SETJEN/KUM.1/9/2019 tentang Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah dan Permen LHK RI No. P.53/MENLHK/SETJEN/KUM.1/9/2019 tentang Penghargaan Adiwiyata yang bertempat di Kantor Radio Suara Surabaya.

Kegiatan yang dihelat oleh DLHK Kabupaten Sidoarjo tersebut diikuti oleh 30 Sekolah Adiwiyata Se Kabupaten Sidoarjo. Tercatat ada 75 orang peserta turut berpartisipasi dalam kegiatan yang dihadiri oleh orang nomor satu di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Sidoarjo, Saiful Ilah. Turut hadir pula dalam acara tersebut sederet nama-nama pejabat seperti Sigit Setyawan (Kepala DLHK), Eka Agustina dan Adi Candras selaku narasumber Sekolah Adiwiyata Provinsi Jawa Timur.

Guru MTsN 4 Sidoarjo menjadi bagian dari acara yang digelar oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Sidoarjo. MTsN 4 Sidoarjo telah menerima penghargaan sebagai Sekolah Adiwiyata Tingkat Kabupaten tepat pada bulan Agustus 2018 yang lalu. Bersama dengan peserta Green School yang lain, MTsN 4 Sidoarjo bertekad untuk melaju ke Adiwiyata Tingkat Provinsi.

Informasi terbaru diterima dari Eka Agustina selaku narasumber, ada beberapa hal terbaru terkait diberlakukannya Permen LHK RI No. P.52 dan P.53, diantaranya adalah 8 standar disederhanakan menjadi 3 Komponen yang terdiri atas Komponen Perencanaan, Komponen Pelaksanaan dan Komponen Evaluasi. Begitu juga terkait dengan berlakunya piagam penghargaan yang telah diterima oleh Sekolah Adiwiyata. Penghargaan tersebut tidak berlaku seumur hidup akan tetapi Sekolah yang telah menerima penghargaan dalam kurun waktu 4 Tahun ke depan harus mempanjang masa berlakunya seperti layaknya Akreditasi.

Lebih lanjut Eka menuturkan, bahwa yang terpenting dalam Sekolah Adiwiyata adalah bagaimana bisa membangun karakter berbudaya lingkungan sebagai pondasi awal. Diibaratkan oleh Eka, pemikiran orang bijak sebelum mengisi rumah dengan berbagai macam perabot rumah tangga, terlebih dahulu harus dibangun pondasi yang kuat, dengan pilar dan atap yang siap memberikan rasa nyaman dan aman bagi seluruh yang ada di dalam rumah tersebut. Begitu juga mempersiapkan diri menjadi sekolah yang berbasis peduli lingkungan.

“Yang terpenting harus dibangun adalah karakter seluruh warga sekolah sebagai pondasi awal untuk melangkah menjadi sekolah yang berbudaya lingkungan,” tutur Eka.

Express Your Reaction
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry

Related Posts

Leave a Reply